Ketahui 6 Jenis Coaching Berikut Ini, Yang Mana Kebutuhanmu?

WhatsApp
Telegram
Facebook
Twitter
LinkedIn
Jenis Coaching

Kamu tertarik dengan program coaching? Jangan jangan, kamu juga berminat jadi coach? Sebelum merealisasikan apa yang jadi keinginanmu, ada baiknya kamu baca dulu berbagai jenis coaching.

Pada faktanya, dunia coaching itu luas dan ada berbagai macam jenisnya. Kamu bisa menggeluti satu, beberapa, atau bahkan semuanya. Baik dalam posisi sebagai coach maupun sebagai coachee (orang yang di coaching)

Tanpa berlama lama lagi, langsung saja kita bahas jenis jenisnya berikut ini:

Business coaching

Jenis coaching ini tergolong salah satu yang paling populer di Indonesia. Seiring pertumbuhan UMKM dan minat bisnis masyarakat, minat pada jenis ini juga meningkat.

Coaching ini dilakukan lembaga coaching kepada pelaku atau owner bisnis sebagai coachee.

Coaching jenis ini bisa membantu bisnis untuk tahu problem internalnya sekaligus tahu solusi untuk scale up ke level yang lebih tinggi.

Semua lini bisnis umumnya akan dibahas. Mulai dari operasional, pemasaran,  strategi, pengelolaan tim, dan lainnya.

Baca Juga: 3 Manfaat Coaching yang Harus Diketahui

Life Coaching

Tak kalah populer ada life coaching. Jika business coaching lebih banyak bicara pekerjaan organisasi, maka sentuh dari diberikan jenis kedua ini sifatnya lebih pribadi.

Coach melakukan pendekatan kepada coachee untuk memiliki cara pandang yang benar tentang kehidupan. Khususnya dalam upaya menata berbagai langkah mencapai target target individual.

Biasanya, coach pada life coaching sangat paham tentang berbagai hal seputar psikologis dan neuro linguistik.

Career Coaching

Selanjutnya ada coaching yang lebih menekankan kepada pengembangan karir seorang individu. Biasanya diberikan kepada orang orang dengan usia yang masih muda atau remaja.

Coach dalam hal ini membantu coachee untuk memberikan gambaran terkait karir di masa depan sekaligus menggali potensi coachee. Nasihat dan bimbingan yang diberikannya berfungsi agar jalan coachee tidak salah jalan.

Kadang-kadang, jenis metode coaching ini diberikan dengan tools bantuan seperti tools psikometri untuk menambah akurasi hasilnya.

Baca Juga: Kapan Dibutuhkannya Coaching?

Executive Coaching

Jajaran eksekutif dalam perusahaan idealnya memiliki kapasitas dan kemampuan leadership yang kuat dan berpengaruh. Bahkan, idealnya juga memiliki kemampuan coaching.

Untuk menunjang hal ini, perusahaan bisa mengikutkan para manajer atau eksekutifnya dalam program executive coaching.

Target dari coaching ini adalah untuk membuat jajaran eksekutif bisa benar benar perform dan memiliki impact bagi tim dan perusahaan. Jenis pertanyaan coaching nya tentu saja agak berbeda dengan yang lain.

Team Coaching

Bekerja dalam sebuah tim tidaklah sama dengan bekerja secara individual. Ada seni dan tantangannya sendiri. Orang yang bagus saat bekerja dalam individu belum tentu sama bagusnya saat bekerja dalam tim.

Di sinilah penting team coaching dilakukan. Coach membimbing coachee untuk mampu menggambarkan langkah langkah mereka sebagai tim mewujudkan  target organisasi.

Dalam praktiknya, coach berperan sebagai fasilitator dan konsultan bagi tim. Jenis ini juga cocok sebagai bentuk dari coaching karyawan yang bekerja dalam satu divisi atau departemen.

Baca Juga: Apakah Coaching Efektif?

Sport Coaching

Istilah coach dalam dunia olahraga tak perlu diragukan lagi popularitasnya. Di semua bidang, para atlet pasti dibimbing oleh coach.

Peran coach bukan hanya memaksimalkan potensi atletnya, namun juga mendongkrak motivasinya agar selalu melakukan yang terbaik. Poin yang jadi target biasanya berupa kemenangan.

Di balik atlet atlet sukses yang kita kenal hari ini, peran dari coach tak bisa diabaikan

Dari keenam jenis di atas, mana yang menjadi minatmu? Jenis coaching mungkin memang beragam. Namun, tak semuanya kamu butuhkan.

Bantu Share ya:

WhatsApp
Telegram
Facebook
Twitter
LinkedIn
Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Seluruh artikel ini ditulis oleh para Trainer & Coach TransformaID

Lanjut Baca Artikel Kami yang Lain: