Apakah Coaching Efektif?

Apakah Coaching Efektif?

Membahas tentang kinerja karyawan yang menurun, Anda pasti langsung berpikir mengenai coaching. Tapi, disisi lain Anda mungkin ragu dan bertanya apakah coaching efektif?

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh International Coach Federation (ICF), ternyata coaching memang memberikan manfaat yang besar bagi karyawan serta perusahaan. Kinerja karyawan meningkat hingga memberikan dampak yang sangat positif bagi efektivitas tim dan perusahaan.

Memangnya apa sih penting coaching? Dan kapan hal itu perlu dilaksanakan?

Kenapa Coaching Dianggap Efektif?

Coaching dianggap efektif karena manfaat yang dihasilkannya. Berikut adalah manfaat dari coaching bagi karyawan dan perusahaan:

1. Meningkatkan Performa Karyawan

Sudah tidak diragukan lagi bahwa coaching terbukti meningkatkan performa karyawan. Dalam coaching, ada seorang mentor yang disebut sebagai coach untuk melakukan pengawasan dan pelatihan kepada peserta. Di situ, peserta akan diberi penjelasan mengenai visi serta misi perusahaan dengan lebih jelas dan rinci.

Dengan memahami visi perusahaan yang lebih gamblang, tentu karyawan menjadi tahu bahwa mereka memiliki peran penting dalam mewujudkan visi misi tersebut. Karyawan juga diarahkan mengenai hal-hal yang perlu dilakukan supaya performa mereka meningkat.

2. Meningkatkan Hubungan yang Menyenangkan

Manusia menjadi sumber daya paling penting dalam perusahaan. Baik secara individu maupun secara tim. Nah, dengan pengadaan coaching hubungan antara satu karyawan dengan karyawan lain akan lebih harmonis dan bersahabat.

Meningkatnya hubungan positif antara karyawan akan memberikan dampak yang sangat bagus bagi perusahaan. Sebab, jika karyawan memiliki kekompakan dan hubungan yang harmonis maka akan ada rasa saling mendukung satu sama lain. Baik itu terhadap sesama karyawan, atasan, dan lain-lain.

Kualitas karyawan yang baik juga mencakup cara mereka berhubungan dengan orang lain.

3. Meningkatkan Potensi Diri

Para coach yang berkualitas akan membantu perusahaan Anda untuk menggali potensi karyawan. Dalam proses coaching sendiri, potensi diri karyawan memang akan terlihat. Sebab ada pemetaan kemampuan sehingga karyawan bisa diberikan posisi yang lebih tepat.

Dengan begitu, kualitas dan kinerja karyawan akan meningkat karena mereka diberi pekerjaan sesuai kemampuan yang dimiliki.

4. Meningkatkan Perusahaan

Dampak yang paling besar dari coaching adalah meningkatkan profit perusahaan. Dengan mengadakan proses coaching, setiap karyawan akan memiliki kualitas yang meningkat.

Peningkatan kinerja tersebut juga akan membuat kinerja tim semakin baik sehingga setiap target akan tercapai dengan tepat. Jika semua tim telah memenuhi target, manfaat terakhirnya adalah meningkatnya profit perusahaan.

Kapan Coaching Perlu Dilakukan?

Coaching perlu dilakukan di waktu yang tepat. Misalnya saat berada di dua situasi seperti berikut:

Ketika Kinerja Karyawan Menurun

Kinerja karyawan yang menurun akan memberikan dampak pada penurunan kualitas tim dan perusahaan. Saat ada karyawan yang kinerjanya menurun, langkah paling tepat adalah dengan memberikan coaching.

Saat Perusahaan Menghendaki

Hal-hal baru terkait teknis akan selalu berkembang, termasuk yang berhubungan dengan teknologi.

Tentu saja perusahaan Anda harus selalu mengikuti perkembangan zaman dengan baik. Saat Anda merasa perusahaan sudah benar-benar memerlukan hal baru, Anda harus mengadakan coaching.

Ingat, bahwa karyawan harus selalu diberi dukungan untuk meningkatkan kinerja bagi perusahaan.

Saat ini, Anda bisa menggunakan jasa coaching consulting training untuk mewujudkan kinerja karyawan yang lebih baik.

Misalnya dengan memilih “Transforma Indonesia”. Lembaga training terpercaya yang akan membantu karyawan memiliki performa sesuai visi dan misi perusahaan.

Jadi jika Anda masih bertanya apakah coaching efektif? Tentu jawabannya adalah sangat efektif. Dengan memilih lembaga tepat seperti “Transforma Indonesia”, proses coaching untuk perusahaan Anda akan menjadi sangat efektif.

Sudah banyak yang bergabung dan membuktikannya sendiri. Sekarang giliran Anda.

Pengertian Training, Tujuan, dan Metode Pelaksanaannya

Pengertian Training, Tujuan, dan Metode Pelaksanaannya

Anda yang memiliki minat pada dunia pengembangan sumber daya manusia, mestinya tahu pengertian training. Hal ini merupakan perkara paling dasar sebelum menggeluti seluk beluk  human resource.

Dalam kesempatan ini, kami akan membahas mengenai apa itu training, tujuan, serta metode dalam pelaksanaanya. Semoga pembahasan singkat ini menjadi wawasan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Pengertian training

Secara sederhana, training adalah usaha pengembangan keterampilan yang dilakukan kepada manusia untuk mencapai standar tertentu.

Dalam prosesnya, orang yang mengikuti training akan diberikan berbagai instruksi dan arah praktik untuk mampu pada berada pada level yang diharapkan.

Dalam dunia kerja profesional, training menjadi hal yang niscaya. Perusahaan dengan visi dan standar tinggi pasti akan berusaha memastikan seluruh timnya menyatu dengan standar perusahaan.

Maka dari itu, keberadaan HR (Human Resource) sangat penting. Divisi ini ada untuk memastikan karyawan berada pada performa yang semestinya.

Tujuan training

Tak bisa diragukan lagi. Training memang hal yang sangat penting.

Lantas, apa saja sebenarnya tujuan training? Mengapa keberadaannya tak boleh dilewatkan? Ada beberapa poin yang bisa kami sampaikan disini.

  1. Memastikan tim memiliki kinerja yang efektif

Sebagaimana sudah kami singgung, training umumnya diberikan bagi karyawan baru. Tanpa memberikan ini pada para pendatang baru, kinerja perusahaan bisa jadi terganggu.

Langsung memasukan orang dengan ritme berbeda dalam tim tentu berpotensi jadi masalah.

  1. Mengembangkan kinerja tim untuk naik pada level tertentu

Training juga bisa dilakukan ketika perusahaan memiliki target tertentu yang membutuhkan adanya peningkatan kapasitas dan kualitas timnya.

Ketika satu tujuan atau target ditetapkan, hal yang sangat krusial untuk membuat semuanya ada dalam frekuensi sama dalam mewujudkannya. Maka dari itu, pelatihan perlu dilakukan.

  1. Menyesuaikan tim dengan perubahan yang ada

Sifat kultur bisnis yang dinamis pasti meniscayakan perusahaan untuk menyesuaikan diri. Baik dalam bentuk mengadopsi metode, strategi, cara, maupun teknologi baru.

Tentu saja, hal hal baru tak bisa tiba tiba diadopsi begitu saja oleh tim. Perlu ada penyesuaian diri. Salah satu langkah yang bagus untuk ditempuh adalah memberikan training bagi tim.

Metode training

Secara garis besar, hanya ada dua metode training yang lazim diterapkan di lingkungan perusahaan. Namun, dari dua metode ini, ada berbagai jenis program turunannya. Keduanya antara lain:

  1. On Job Training

Berupa training yang dilakukan di tempat kerja dan memang dikondisikan dengan memanfaatkan berbagai kegiatan saat bekerja.

Untuk metode pertama ini, ada beberapa program yang bisa perusahaan lakukan:

  • Program magang
  • Program rotasi karyawan dari satu divisi ke divisi lain
  • Asistensi dari senior kepada junior
  • Coaching
  • Promosi sementara

Kegiatan kegiatan di atas menyatu dengan aktivitas kerja karyawan. Biasanya dilakukan kepada tim yang memang secara resmi sudah bergabung dengan perusahaan.

  1. Off Job Training

Metode ini berarti memberikan fasilitas kepada tim untuk mendapatkan pelatihan di luar kegiatan perusahaan. Karyawan mendapatkan training yang benar benar terpisah dari lingkungan perusahaan.

Pilihan programnya sangat variatif. Perusahaan bisa mengirim timnya untuk terlibat dalam berbagai program sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa program yang termasuk off job training antara lain:

  • Kuliah
  • Diskusi
  • Seminar dan konferensi
  • Pemodelan
  • Simulasi bisnis

Pada dasarnya, antara on job dan off job ada kelebihan dan kekurangan masing masing. Perusahaan tentu bisa menimbang mana yang lebih cocok.

Setelah mengetahui pengertian training, tujuan, serta metodenya, tampaknya tak ada lagi alasan untuk memandang sepele training bagi tim atau karyawan. Sudah jelas sekali bahwa eksistensinya sangat penting.

Pengertian Coaching dan Kapan dibutuhkan?

Pengertian Coaching dan Kapan dibutuhkan?

Anda pasti sering mendengar istilah coaching untuk karyawan. Mungkin Anda juga sedang bersiap untuk memberikan coaching pada para karyawan? Pengertian coaching secara singkat adalah pemberian pelatihan yang intensif.

Sebenarnya diambil dari kata bahasa inggris coaching yang berarti pembinaan. Sedangkan menurut Andas Merriam-Webster, coaching memiliki pengertian to instruct (memberikan instruksi), to direct (membimbing), atau to train intensively (memberi pelatihan intensif).

Sedangkan menurut International Coach Federation (ICF), coaching merupakan “Hubungan kemitraan antara coach dan individu yang dijalin melalui proses kreatif untuk memaksimalkan potensi personal dan profesional dirinya”.

Pemberian pelatihan itu perlu, apalagi jika mencakup dunia bisnis seperti perusahaan. Dalam proses coaching akan ada pelatih yang biasa disebut coach. Sedangkan para peserta disebut sebagai coachee. Seorang coach bertugas untuk memberikan pelatihan kepada coachee.

Bagaimana Prinsip Coaching?

Secara singkat, ada dua prinsip yang akan dilakukan dalam proses coaching. Seperti dua hal berikut ini:

1. Alasan untuk Mencapai Tujuan

Seorang coach memberikan pengetahuan mengenai visi misi perusahaan dengan lebih detail. Sehingga para karyawan menjadi lebih paham mengenai tugas mereka.

Coachee akan diberi arahan mengenai hal-hal yang seharusnya mereka capai. Mereka akan diberi alasan yang kuat kenapa sebuah goal atau tujuan itu sangat penting. Serta, bagaimana langkah tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

Hal ini akan membuat coachee lebih paham untuk menempatkan posisi ketika bekerja. Diri mereka juga akan lebih termotivasi sehingga ada usaha untuk meningkatkan performa pekerjaan.

2. Penyusunan Strategi

Anda juga pasti percaya bahwa setiap orang memiliki potensi masing-masing. Jika seseorang bisa melakukan pekerjaan sesuai potensi dalam diri, hasil pekerjaan akan lebih maksimal.

Nah, di situlah peran seorang coach diperlukan. Coach akan memberikan arahan kepada coachee untuk menggali potensi di dalam diri mereka.

Tujuan dari penggalian potensi adalah untuk membuat strategi untuk mencapai tujuan. Sebab, setiap orang pasti memiliki cara tersendiri sesuai potensi masing-masing untuk mencapai sebuah tujuan.

Mengapa Coaching Perlu Dilakukan?

Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, coaching perlu dilakukan demi keselarasan karyawan dengan visi misi perusahaan.

Setelah melalui proses coaching, berbagai manfaat yang akan diperoleh antara lain:

● Keterampilan Karyawan Meningkat

Karyawan akan memiliki keterampilan yang semakin baik. Program tersebut memang bertujuan untuk menggali potensi diri serta meningkatkannya. Ditambah lagi, ada wawasan baru mengenai strategi atau pengetahuan tertentu untuk meningkatkan kinerja sesuai tujuan.

● Timbul Motivasi Lebih Besar

Karyawan akan didorong untuk memiliki motivasi yang lebih besar. Sehingga mereka akan semakin berusaha untuk meningkatkan kualitas diri dan kinerja di dalam tim. Ketika semua anggota tim bekerja dengan semakin baik, otomatis target perusahaan dapat dicapai lebih mudah.

Ini dia beberapa tanda yang menunjukkan bahwa perusahaan Anda memerlukan coach berkualitas:

  • Perusahaan tidak mengalami peningkatan alias stagnan
  • Kemajuan dan tercapainya target atau goal terjadi dengan lambat
  • Ada beberapa masalah dalam laporan keuangan
  • Sering ragu dan merasa perlu ada yang diperbaiki dalam bisnis
  • Muncul masalah yang sulit menemukan jalan keluar

Bisnis perusahaan akan tercapai dengan mudah jika semua karyawan dapat memberikan performa yang baik. Ketika ada masalah atau penurunan kinerja, salah satu langkah paling tepat adalah dengan proses coaching.

Nah, mencari lembaga untuk memberikan coaching juga tidak boleh sembarangan. Anda harus mencari yang berkualitas dan terbukti memberikan dampak positif yang besar.

Salah satu rekomendasi lembaga training terbaik yang bisa Anda pilih adalah “Transforma Indonesia”. Dengan trainer dan coach terbaik, Anda akan dibantu untuk meningkatkan kualitas perusahaan dengan sebaik mungkin.

Sebagaimana pengertian coaching yang bertujuan untuk membina para coachee, lembaga training “Transforma Indonesia” telah terbukti melakukannya dengan baik.

Pelatihan Karyawan: Tujuan, Jenis & Manfaatnya

Pelatihan Karyawan: Tujuan, Jenis & Manfaatnya

Pelatihan karyawan atau sering juga disebut training karyawan sejak lama menjadi kebutuhan bagi perusahaan. Ada banyak keuntungan yang dapat perusahaan raih dengan program ini.

Namun sudah tahukah kamu seluk beluk mengenai training ini? Apa tujuan yang disasar perusahaan ketika menyelenggarakannya? Bagaimana pula jenis dan manfaatnya?

Untuk mengetahui semua jawabannya, kamu bisa baca artikel ini sampai habis.

Apa itu pelatihan karyawan?

Pengertian pelatihan karyawan adalah program yang dibuat untuk membantu karyawan mempelajari pengetahuan atau skill spesifik tertentu.

Satu hal yang pasti, apa yang dipelajari merupakan hal yang menunjang pertumbuhan perusahaan.

Tujuan pelatihan karyawan

Setidaknya, ada 5 tujuan yang perusahaan sasar ketika menyelenggarakan pelatihan bagi karyawannya. Beberapa tujuan yang kami maksud antara lain:

  • Meningkatkan pengetahuan karyawan, terutama tentang tren tren terbaru yang belum mereka ketahui.
  • Meningkatkan keterampilan karyawan, terutama berhubungan dengan skill yang secara spesifik berhubungan dengan bidang kerjanya.
  • Mengembangkan sikap yang lebih baik, agar mampu menyesuaikan dengan budaya kerja yang ingin perusahaan bangun.
  • Mempersiapkan tanggung jawab lebih tinggi, khususnya ketika perusahaan ingin ada peningkatan kapasitas dan kemampuan manajerial.
  • Memfasilitasi perubahan yang terjadi pada organisasi, ketika ada hal hal yang ingin organisasi ubah dalam budayanya.

Jenis pelatihan karyawan

Ketika perusahaan ingin menyelenggarakan pelatihan, mereka juga bisa memilih satu diantara sekian jenis training untuk karyawan.

Setidaknya, ada 8 jenis yang umumnya diselenggarakan oleh perusahaan:

  • Pelatihan teknologi, semisal pelatihan aplikasi perkantoran, tools CRM, dan sebagainya.
  • Pelatihan kualitas (Quality training) yang berhubungan dengan pemberian pemahaman mengenai standar kualitas dalam bidang produksi.
  • Pelatihan skill yang secara langsung dilakukan oleh karyawan dalam pekerjaan harian.  Beberapa contohnya seperti kemampuan menjawab telepon, melayani tamu, dan sebagainya.
  • Pelatihan softskill seperti menulis, public speaking, dan sebagainya.
  • Pelatihan legal, biasanya berisi pemberian wawasan mengenai standar hukum di lingkungan tempat perusahaan beroperasi.
  • Pelatihan tim, untuk meningkatkan kerjasama antar anggota tim dalam perusahaan.
  • Pelatihan manajer, untuk membuat performa manager bisa menggerakan bawahannya sesuai arahan perusahaan.
  • Pelatihan keamanan, berupa program yang dibuat untuk edukasi keselamatan kerja.

Tentu saja perusahaan tak harus menyelenggarakan semua jenis di atas. Perusahaan melalui HR (Human resource) bisa menyusun program prioritas sesuai dengan kebutuhan karyawan masing masing.

Manfaat pelatihan

Sebaiknya, perusahaan tak perlu ragu untuk menyelenggarakan training. Biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan program pelatihan sangat murah jika dibandingkan manfaat yang didapatkan.

Berikut ini manfaat pelatihan yang bisa perusahaan dapatkan:

  • Menjaga dan meningkatkan motivasi kerja karyawan di perusahaan.
  • Meningkatkan produktivitas karyawan dalam bekerja. Waktunya habis lebih efektif dan memberikan impact yang maksimal.
  • Menjaga kualitas kerja karyawan dalam kegiatan operasional perusahaan.
  • Mengurangi pergantian karyawan yang bisa jadi menghabiskan biaya rekrutmen yang lumayan.
  • Menjaga dan mengembangkan etika kerja yang baik dan profesional.
  • Meningkatkan inovasi dan kreativitas karyawan saat bekerja
  • Memberikan kepuasan kerja yang lebih bagi karyawan.
  • Meningkatkan kemampuan IT karyawan (jika program training seputar teknologi)
  • Manajemen resiko (Jika program yang diberikan berkisar pada safety training)

Secara spesifik, pastinya ada manfaat turunan yang berbeda dan beragam. Tergantung dari jenis pelatihan yang perusahaan pilihan dan berikan untuk karyawannya.

Penutup

Setelah memahami seluk beluk mengenai pelatihan karyawan dan training karyawan, idealnya kamu makin menyadari pentingnya program ini. Baik dalam posisimu sebagai business owner atau HR dalam perusahaan tertentu, jangan ragu mengadakan pelatihan. Oke?

Minta Proposal Program

Kami sangat senang dapat membantu Anda dengan mendiskusikan program training terbaik bagi institusi Anda.

Kontak Info

Jam Operasional

Tim marketing Kami siap membantu memilihkan program pelatihan terbaik untuk Anda.

PT Transformasi Insan Indonesia
Copyright © TransformaID 2020. All rights reserved.
WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami akan membantu Anda. Silakan chat dengan kami!